Dadang Iskandar

Love U Forever

  • July 2008
    M T W T F S S
    « Jun   Aug »
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    28293031  
  • Archives

  • Ads

  • Ads

Pentingkah ‘Message’ Seorang Manajer!

Posted by dadangiskandar on July 5, 2008

Who am I? Seorang MANAJERkah Aku Ini?

Setiap hari kujalani hidup ini dengan memimpin, minimal memimpin diri sendiri. Ketika masih kecil sering aku bemain ‘perang-perangan’ dengan teman-teman sebayaku. Suaraku yang keras membuat teman-teman menurut apa yang kukatakan.

Aku juga memimpin sebuah keluarga kecil. Ketika aku menikah pada tahun 1973, saat itu umurku masih muda, -dua puluh satu tahun, menurut ukuran sekarang “too young to get married”. Aku memberi nafkah keluargaku dengan mengajar di sebuah sekolah dasar di sebuah desa jauh dari kota yang belum ada listrik malahan sampai sekarang, padahal jaraknya hanya 12 km dari jalan raya, sebuah kecamatan yang ada aliran listriknya.

Penghasilanku satu bulan hanya cukup untuk satu atau dua minggu, ngirit lagi, untuk lauk pauk aku memancing ikan di sungai dan sayuran cukup pergi ke kebun. Tiga tahun berjalan sangat cepat, pada akhir tahun 1975, aku sering merenung, akankah hidupku begini seterusnya? Ngajar, mancing, ke kebun dan pulang kerumah. Itukah hidupku.

Terngiang salah seorang guruku di Sekolah Pendidikan Guru bahwa sekolah akan merubah hidupmu — pendidikan — sekolah lagi — ke kota — sekolah — berapa banyak orang yang tidak mengenyam pendidikan karena tidak tahu atau tidak mampu? Aku berpikir kepada diriku sendiri, dapatkah aku sekolah lagi? Untuk makan saja kurang cukup harus dibantu dengan makan ubi singkong dan ubi-ubian lainnya yang ada di kampung, kadang kala mencari gadung ke hutan untuk dijadikan bahan makanan.

Pada tahun 1975 aku bertekad untuk pindah ke daerah yang tidak begitu terpencil minimal ada listrik, naik ‘angkot’ dan dapat nonton bioskop. Sebagai seorang guru SD, pindah kecamatan mengakibatkan terlambatnya menerima penghasilan bulanan.

Untuk menutupi kekurangan sambil menunggu pindah gajih, aku menghonor di sebuah SMP PGRI di sore hari, jaraknya sekitar 7 km dari tempat tinggalku, di malam hari mengajar privat dua orang putri seorang hartawan. Kadang-kadang jadi potographer kecil-kecilan, berjalan dari satu kampung ke kampung lainnya untuk mencari pelanggan. Aku dapat mengisi waktuku untuk menafkahi keluarga dari pagi sampai jam 10 malam.j

Seni menyampaikan pesan hidup merupakan bagian yang paling penting bagi seorang pemimipin. Kita bedakan dulu istilah pemimpin sebagai leader dan pemimpin sebagai manajer. Pemimpin memiliki bakat alamyang tidak bisa dipisahkan dari dirinya, sedangkan seorang manajer bisa dipelajari oleh siapapun.

Tulisan ini ‘sharing’ bagi seorang pemimpin sebagai seorang manajer.

Message

Kita akan mulai berkenalan dengan istilah message. Message adalah pesan yang perlu disampaikan seorang manajer secara efektif. Baik dalam presentasi maupun negosiasi. Persoalannya bagaimana menyampaikan pesan dengan baik. Penyampaian pesan yang baik merupakan suatu ketrampilan, yaitu ketrampilan berkomunikasi (communication skills), mulai dengan cara memahami bahasa tubuh sampai bisa menulis laporan atau proposal.

Aspek-aspek kunci komunikasi bisnis, bagaimana menggunakan ‘public relations, advertising’ dan tehnik tehnik media lainnya akan membantu kita untuk mengkonsolidasikan dan membangun ketrampilan baru dalam ‘communication skills’. Apakah yang disebut ketrampilan berkomunikasi?

DASAR-DASAR ‘COMMUNICATION SKILLS’

Setiap orang berkomunikasi dengan cara yang berbeda, ada yang effektif dan ada yang tidak effektif dalam menyampaikan pesan-pesannya. Supaya dapat berkomunikasi dengan baik dan efektif, perlu diketahui dulu dasar-dasar ketrampilan berkomunikasi.

Bekerja Menggunakan Komunikasi Yang lebih Baik

Komunikasi merupakan darah suatu organisasi. Diaplikasikan dalam berbagai bentuk,seperti dalam berbicara, menulis, dan mendengar. Namun, yang pasti tujuannya adalah selalu menyampaikan pesan kepada orang lain, menangani informasi dan meningkatkan hubungan antar sesama.

Lima tip berkomunikasi yang lebih baik:

1. Mendorong perusahaan untuk meningkatkan semua jenis komunikasi
2. Para komunikator yang baik akan menjadi seorang manajer yang lebih baik
3. Jangan terlalu memaksa ketika mencoba mengatasi barrier orang lain
4. Mencocokkan medium pesan yang terbaik.
5. Menggunakan visual dalam berkomunikasi

Selain lima poin diatas, kitapun perlu meningkatkan:

a. Berkomunikasi yang efektif
b. Mereorganisasi ‘barriers’
c. Memperoleh kejelasan
d. Menggunakan suatu metode berkomunikasi yang paling efektif
e. Memahami perbedaan budaya
f. Menggabungkan metode berkomunikasi

Leave a Reply

 
%d bloggers like this: